
Keilmuan · 5 November 2026
Cahaya yang Mulai Redup
Kemana perginya mereka, yang dulu orang tua kita bilang "kuku orang mati". Apa yang harus kita lakukan sekarang, ketika alam malam tidak lagi se-gemerlap dulu
Malang · Sejak 13 September 1975
51 tahun sang elang berkembara. Dari pengembaraan pataka pertama di Puncak Kembar II Gunung Arjuno, hingga konservasi, pengabdian, dan aksi kemanusiaan hari ini.
Pendaftaran DIKLATSAR XXXV “Garuda Garahita Ekawira” dibukaDaftar sekarang →Ingin jadi anggota? Lihat caranya
Terbaru dari kami

Keilmuan · 5 November 2026
Kemana perginya mereka, yang dulu orang tua kita bilang "kuku orang mati". Apa yang harus kita lakukan sekarang, ketika alam malam tidak lagi se-gemerlap dulu
Obituari · 3 November 2026
Keilmuan · 2 November 2026
Refleksi · 23 Oktober 2026
Kegiatan · 19 Oktober 2026
Obituari · 13 Oktober 2026
DIAZ adalah organisasi pecinta alam umum yang berpusat di Kota Malang, dengan keanggotaan yang terbuka bagi siapa saja.
Organisasi ini resmi berdiri pada 13 September 1975, setelah pengembaraan pataka pertama di Puncak Kembar II Gunung Arjuno. Sejak 2011, DIAZ berbadan hukum sebagai perkumpulan.
“Lima puluh tahun ini adalah bukti bahwa DIAZ bukan hanya sekadar organisasi, tetapi juga rumah yang membentuk karakter, mempererat persaudaraan, dan menanamkan cinta alam yang sejati.”
Keilmuan gunung hutan tidak dispesialisasikan karena menjadi bekal dasar wajib setiap anggota sejak DIKLATSAR.
Ilmu penelusuran gua: teknik tali vertikal, penelusuran lorong horizontal, pemetaan gua, serta pengenalan geologi dan ekosistem karst, termasuk inventarisasi potensi konservasinya.
Arung jeram, river boarding, kayaking, dan canyoning: membaca arus dan jeram, teknik mendayung dan kerja sama tim, teknik menuruni ngarai dan air terjun, serta keselamatan dan penyelamatan di sungai. Anggota DIAZ turun sebagai atlet pada PON.
Menyelam dengan alat bantu napas: perencanaan dan keselamatan penyelaman, penguasaan peralatan, navigasi bawah air, serta pertolongan di bawah air. Anggota DIAZ juga turun sebagai atlet selam pada PON.
Panjat tebing alam dan dinding buatan: teknik pergerakan, pengamanan dan simpul, tali tunggal (SRT) dan rappelling, serta manajemen risiko di ketinggian.
Ilmu menjaga lingkungan: dasar-dasar ekologi, inventarisasi daerah aliran sungai, penanaman pohon, rehabilitasi terumbu karang, dan edukasi lingkungan.
Pencarian dan pertolongan di medan sulit: manajemen operasi, navigasi, pertolongan pertama, evakuasi korban, dan komunikasi lapangan.
Ilmu menentukan posisi dan arah di alam: membaca peta topografi dan kompas, orientasi medan, merencanakan rute, dan menggunakan GPS sebagai pelengkap.
Bersepeda jarak jauh yang menguji ketahanan: perencanaan rute dan perbekalan, pengaturan tenaga dan nutrisi, perawatan sepeda di jalan, serta kesiapan fisik untuk menempuh ratusan bahkan ribuan kilometer dalam satu perjalanan.
Ilmu bertahan hidup di alam bebas: membuat bivak dan api, mencari dan mengolah air, mengelola perbekalan, serta mengambil keputusan dengan tenang saat tersesat atau terjebak cuaca.
Ilmu memimpin kegiatan di alam bebas dan di dalam organisasi: kepemimpinan situasional, pengambilan keputusan di bawah tekanan dan ketidakpastian, manajemen tim dan risiko, komunikasi serta pembagian peran, hingga membina anggota yang lebih muda.
Cari Rute
Unduh file GPX dan KMZ jalur pendakian dari Sumatera sampai Maluku, lengkap dengan ketinggian dan koordinat puncak. Gratis, dan bisa dipakai tanpa sinyal.
Lihat semua 87 gunungPengurus saat ini
Pengurus yang menjalankan organisasi pada masa bakti sekarang.

Ketua Umum
Elang Borneo
Wakil Ketua Umum
Elang Bondol

Sekretaris
Elang Bondol
Bendahara
Elang Laut

Peralatan
1975
Organisasi resmi berdiri setelah pengembaraan pataka pertama di Puncak Kembar II Gunung Arjuno. Pataka pertama bertuliskan “DIAZ Expedition & Mountaineer ASSCTN” dan dibawa oleh rombongan yang dikenang sebagai “sang 13”.
1977
Ditetapkan di Malang pukul 14.00 WIB oleh tim perumus yang diketuai Eddy Purwanto (D.13933). AD/ART ini menetapkan lambang Elang Jawa, Perisai Kompas, dan Pasak, serta bendera kuning berukuran 125 x 90 cm.
2011
Dibuat di hadapan Notaris-PPAT Vivit Novitasari, S.H. dengan 12 penghadap, lalu didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Malang No. 25/APR/2011 pada 25 April 2011.
2025
Persembahan untuk HUT RI ke-80 sekaligus Dies Natalis ke-50. Empat tim berisi 7–8 penyelam diturunkan: tim upacara pengibaran bendera, tim pataka organisasi, tim Panji Operasi 50 Tahun, dan tim pendukung.
Gerbang masuk keanggotaan adalah DIKLATSAR. Lihat jalurnya, atau pantau kanal resmi kami untuk jadwal berikutnya.