Lompat ke konten

Malang · Sejak 13 September 1975

Pendaki, Penjelajah dan Pecinta Alam “DIAZ”

51 tahun sang elang berkembara. Dari pengembaraan pataka pertama di Puncak Kembar II Gunung Arjuno, hingga konservasi, pengabdian, dan aksi kemanusiaan hari ini.

Pendaftaran DIKLATSAR XXXV “Garuda Garahita Ekawira” dibukaDaftar sekarang →

Ingin jadi anggota? Lihat caranya

Pataka pertama
1975Pataka pertama
Tahun berkiprah
51Tahun berkiprah
Angkatan
34Angkatan

Terbaru dari kami

Artikel Terbaru

Semua artikel

Keilmuan · 5 November 2026

Cahaya yang Mulai Redup

Kemana perginya mereka, yang dulu orang tua kita bilang "kuku orang mati". Apa yang harus kita lakukan sekarang, ketika alam malam tidak lagi se-gemerlap dulu

Bukan sekadar organisasi, melainkan rumah.

DIAZ adalah organisasi pecinta alam umum yang berpusat di Kota Malang, dengan keanggotaan yang terbuka bagi siapa saja.

Organisasi ini resmi berdiri pada 13 September 1975, setelah pengembaraan pataka pertama di Puncak Kembar II Gunung Arjuno. Sejak 2011, DIAZ berbadan hukum sebagai perkumpulan.

Selengkapnya tentang DIAZ
“Lima puluh tahun ini adalah bukti bahwa DIAZ bukan hanya sekadar organisasi, tetapi juga rumah yang membentuk karakter, mempererat persaudaraan, dan menanamkan cinta alam yang sejati.”
Redy Apriyadi
Ketua Umum DIAZ · Dies Natalis ke-50, 2025

Spesialisasi

Keilmuan gunung hutan tidak dispesialisasikan karena menjadi bekal dasar wajib setiap anggota sejak DIKLATSAR.

Lihat semua
  • Caving / Speleologi

    Ilmu penelusuran gua: teknik tali vertikal, penelusuran lorong horizontal, pemetaan gua, serta pengenalan geologi dan ekosistem karst, termasuk inventarisasi potensi konservasinya.

  • ORAD (Olahraga Arus Deras)

    Arung jeram, river boarding, kayaking, dan canyoning: membaca arus dan jeram, teknik mendayung dan kerja sama tim, teknik menuruni ngarai dan air terjun, serta keselamatan dan penyelamatan di sungai. Anggota DIAZ turun sebagai atlet pada PON.

  • Scuba Diving

    Menyelam dengan alat bantu napas: perencanaan dan keselamatan penyelaman, penguasaan peralatan, navigasi bawah air, serta pertolongan di bawah air. Anggota DIAZ juga turun sebagai atlet selam pada PON.

  • Rock / Wall Climbing

    Panjat tebing alam dan dinding buatan: teknik pergerakan, pengamanan dan simpul, tali tunggal (SRT) dan rappelling, serta manajemen risiko di ketinggian.

  • Konservasi

    Ilmu menjaga lingkungan: dasar-dasar ekologi, inventarisasi daerah aliran sungai, penanaman pohon, rehabilitasi terumbu karang, dan edukasi lingkungan.

  • SAR (Search and Rescue)

    Pencarian dan pertolongan di medan sulit: manajemen operasi, navigasi, pertolongan pertama, evakuasi korban, dan komunikasi lapangan.

  • Navigasi Darat

    Ilmu menentukan posisi dan arah di alam: membaca peta topografi dan kompas, orientasi medan, merencanakan rute, dan menggunakan GPS sebagai pelengkap.

  • Ultra Cycling

    Bersepeda jarak jauh yang menguji ketahanan: perencanaan rute dan perbekalan, pengaturan tenaga dan nutrisi, perawatan sepeda di jalan, serta kesiapan fisik untuk menempuh ratusan bahkan ribuan kilometer dalam satu perjalanan.

  • Survival

    Ilmu bertahan hidup di alam bebas: membuat bivak dan api, mencari dan mengolah air, mengelola perbekalan, serta mengambil keputusan dengan tenang saat tersesat atau terjebak cuaca.

  • Kepemimpinan

    Ilmu memimpin kegiatan di alam bebas dan di dalam organisasi: kepemimpinan situasional, pengambilan keputusan di bawah tekanan dan ketidakpastian, manajemen tim dan risiko, komunikasi serta pembagian peran, hingga membina anggota yang lebih muda.

Cari Rute

Jalur pendakian gunung Indonesia

Unduh file GPX dan KMZ jalur pendakian dari Sumatera sampai Maluku, lengkap dengan ketinggian dan koordinat puncak. Gratis, dan bisa dipakai tanpa sinyal.

Lihat semua 87 gunung

Pengurus saat ini

Orang-orang di balik DIAZ

Pengurus yang menjalankan organisasi pada masa bakti sekarang.

Lihat struktur lengkap
  • Ketua Umum

    Redy Apriyadi

    Elang Borneo

  • Wakil Ketua Umum

    Muhammad Fauzi

    Elang Bondol

  • Sekretaris

    Anshar Satria Andrianto

    Elang Bondol

  • Bendahara

    Yulie Kurnia Andi Setiawan

    Elang Laut

  • Peralatan

    Mochamad Firmansah Yogi Subandi

Tonggak Perjalanan

Linimasa lengkap
  1. 1975

    DIAZ resmi didirikan di Malang

    Organisasi resmi berdiri setelah pengembaraan pataka pertama di Puncak Kembar II Gunung Arjuno. Pataka pertama bertuliskan “DIAZ Expedition & Mountaineer ASSCTN” dan dibawa oleh rombongan yang dikenang sebagai “sang 13”.

  2. 1977

    Anggaran Dasar & Anggaran Rumah Tangga pertama ditetapkan

    Ditetapkan di Malang pukul 14.00 WIB oleh tim perumus yang diketuai Eddy Purwanto (D.13933). AD/ART ini menetapkan lambang Elang Jawa, Perisai Kompas, dan Pasak, serta bendera kuning berukuran 125 x 90 cm.

  3. 2011

    Legalisasi badan hukum lewat Akta Notaris No. 13

    Dibuat di hadapan Notaris-PPAT Vivit Novitasari, S.H. dengan 12 penghadap, lalu didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Malang No. 25/APR/2011 pada 25 April 2011.

  4. 2025

    Pengibaran bendera di dasar laut Pasir Putih, Situbondo

    Persembahan untuk HUT RI ke-80 sekaligus Dies Natalis ke-50. Empat tim berisi 7–8 penyelam diturunkan: tim upacara pengibaran bendera, tim pataka organisasi, tim Panji Operasi 50 Tahun, dan tim pendukung.

Ingin menjadi anggota DIAZ?

Gerbang masuk keanggotaan adalah DIKLATSAR. Lihat jalurnya, atau pantau kanal resmi kami untuk jadwal berikutnya.