Keilmuan
Spesialisasi
Setelah menempuh DIKLATSAR, setiap anggota bebas memilih bidang spesialisasi — boleh lebih dari satu, tanpa batasan. Sistem ini sengaja dipilih menggantikan sistem divisi yang lebih kaku.
Caving / Speleologi
Ilmu penelusuran gua: teknik tali vertikal, penelusuran lorong horizontal, pemetaan gua, serta pengenalan geologi dan ekosistem karst, termasuk inventarisasi potensi konservasinya.
ORAD (Olahraga Arus Deras)
Arung jeram, river boarding, kayaking, dan canyoning: membaca arus dan jeram, teknik mendayung dan kerja sama tim, teknik menuruni ngarai dan air terjun, serta keselamatan dan penyelamatan di sungai. Anggota DIAZ turun sebagai atlet pada PON.
Scuba Diving
Menyelam dengan alat bantu napas: perencanaan dan keselamatan penyelaman, penguasaan peralatan, navigasi bawah air, serta pertolongan di bawah air. Anggota DIAZ juga turun sebagai atlet selam pada PON.
Rock / Wall Climbing
Panjat tebing alam dan dinding buatan: teknik pergerakan, pengamanan dan simpul, tali tunggal (SRT) dan rappelling, serta manajemen risiko di ketinggian.
Konservasi
Ilmu menjaga lingkungan: dasar-dasar ekologi, inventarisasi daerah aliran sungai, penanaman pohon, rehabilitasi terumbu karang, dan edukasi lingkungan.
SAR (Search and Rescue)
Pencarian dan pertolongan di medan sulit: manajemen operasi, navigasi, pertolongan pertama, evakuasi korban, dan komunikasi lapangan.
Navigasi Darat
Ilmu menentukan posisi dan arah di alam: membaca peta topografi dan kompas, orientasi medan, merencanakan rute, dan menggunakan GPS sebagai pelengkap.
Ultra Cycling
Bersepeda jarak jauh yang menguji ketahanan: perencanaan rute dan perbekalan, pengaturan tenaga dan nutrisi, perawatan sepeda di jalan, serta kesiapan fisik untuk menempuh ratusan bahkan ribuan kilometer dalam satu perjalanan.
Survival
Ilmu bertahan hidup di alam bebas: membuat bivak dan api, mencari dan mengolah air, mengelola perbekalan, serta mengambil keputusan dengan tenang saat tersesat atau terjebak cuaca.
Kepemimpinan
Ilmu memimpin kegiatan di alam bebas dan di dalam organisasi: kepemimpinan situasional, pengambilan keputusan di bawah tekanan dan ketidakpastian, manajemen tim dan risiko, komunikasi serta pembagian peran, hingga membina anggota yang lebih muda.